Tokoh Lintas Sektor Meriahkan Acara ‘Aceh Meupakat Meuseuraya’

Tokoh Aceh dari berbagai lintas sektor menghadiri Halalbihalal dan Silaturrahmi yang digelar Aceh Meupakat Meuseuraya (AMM) di Rumoh Aceh Tibang, Banda Aceh, Rabu (1/5/2024). Acara diawali dengan prosesi peusijuek Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah dan istri oleh Wali Nanggroe dan lainnya. Tokoh Aceh yang hadir, mulai dari akademisi dari berbagai kampus, teknokrat, tokoh Parpol, organisasi kepemudaaan, hingga mahasiswa dan masyarakat umum

Ketua Aceh Meupakat-Meuseuraya, Kamaruddin Abu Bakar mengajak semua elemen masyarat Aceh untuk mendukung visi-misi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh. Sementara itu, Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah dalam sambutannya, mengatakan, Halalbihalal setidaknya memberikan 4 arti penting bagi yang melakukannya. Yaitu, mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, meningkatkan solidaritas, dan menjaga keharmonisan.

Berkaitan dengan kebersamaan, maka dalam sudut pandang Islam, kebersamaan merupakan hajat insaniyah, yaitu sebagai kebutuhan dasar kemanusiaan, bahkan dalam narasi para ulama disimpulkan, bahwa tidak ada kemanusiaan tanpa kebersamaan.

Selain itu, sambung Pj Gubernur, kebersamaan merupakan dharurah harakiah, yakni kebutuhan yang sangat mendesak untuk menjaga kelestarian kedamaian pemeluk agama. Hingga Allah menegaskan dalam Alquran, bahwa tidak akan ada yang mampu membinasakan umat Islam, apabila ia menjaga kebersamaan.

Dalam sambutannya, Gubernur juga sempat mengutip Hadits Rasulullah, yang artinya “Seorang mukmin dengan Mukmin lainnya seperti satu bangunan yang tersusun rapi, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain.”

Semangat Hadits inilah yang menjadi alasan pijak bagi Bustami untuk merangkul semua pihak, semua elemen dalam membangun Bumi Serambi Mekkah. Setelah dilantik sebagai Pj Gubernur, Bustami langsung menjalan komunikasi yang baik dengan semua instansi dan lembaga. Dan, percepatan pengesahan APBA menjadi kerja cepat pertama yang langsung ia eksekusi.

Siap jadi cawagub

Di sisi lain, Kamaruddin Abubakar atau akrab disapa Abu Razak juga memberikan respons saat ditayakan bahwa dirinya masuk dalam bursa calon wakil gubernur (Cawagub) yang diusung Partai Aceh untuk mendampingi Muzakir Manaf pada Pilkada mendatang. Abu Razak membenarkan bahwa namanya diusung oleh Tuha Peut Partai Aceh. “Nanti diputuskan kita tunggu saja. Tapi kalau itu sudah perintah, kita siap membantu Pak Muzakir Manaf,” kata Abu Razak di SMEA Premium Rumoh Aceh Tibang, Banda Aceh, Rabu (1/5/2024).

Meski begitu, ia berharap dari Partai Aceh satu paket untuk Cagub dan Cawagubnya. Terlebih pada Pileg lalu, Partai Aceh masih menguasai parlemen DPRA. Dimana Partai Aceh memperoleh 22 kursi dari 81 kursi yang tersedia di DPR Aceh.

Kata Abu Razak, menjelang Pilkada 2024 agar semua pihak baik partai lokal maupun nasional dapat saling bekerja sama dengan memberikan buah pikiran untuk Aceh lebih baik ke depannya. “Pileg sudah selesai. Kita dari Partai Aceh mengusung pak Muzakkir Manaf, dan kita harapkan dukungan dari semua masyarakat Aceh,” sebutnya.

Abu Razak juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Meupakat-Meuseuraya ini merupakan bentuk kerjasama semua elemen untuk melangkah ke depan agar Aceh lebih baik,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *