‘Takut Korban Hamil’ Pengakuan Pacar Bunuh Siswi SMP usai Diajak Nginep, Mayatnya Dikubur di Dapur

  • Bagikan



TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Aksi biadab dilakukan seorang remaja berusia 17 tahun di Sumatera Barat.

Pria berinisial AJ ini nekat menghabisi nyawa kekasihnya yang masih duduk dibangku SMP ( Sekolah Menengah Pertama ).

Usia dihabisi, pelaku yang diketahui sudah putus sekolah ini mengubur mayat sang pacar di dapur rumah sodaranya.

Kasus tersebut terungkap usai ada kecurigaan pemilik rumah melihat ada bekas galian di dapur rumahnya.

TONTON JUGA:

“Mayat perempuan ini pertama kali ditemukan saat pemilik rumah mengecek kediamannya, lalu pemilik rumah curiga karena ada bercak darah di salah satu kamar,” kata Wali Nagari Singgalang, Seri Mesra.

Menurutnya, pemilik rumah curiga dan merasa ada yang janggal di sekitar rumahnya tersebut dan serta melihat ada bekas galian di lantai dapur.

“Melihat ada bekas galian itu, pemilik rumah segera melapor ke pihak nagari dan nagari menginformasikan ke polisi setempat,” terangnya.

Kemudian, polisi yang datang ke lokasi kejadian menggali bekas gundukan itu dan melihat dengkul korban ke permukaan.

Baca juga: Kepala dan Kakinya Hilang, Sosok Mayat Dalam Koper di Tenjo Bogor Ternyata Perantau Asal Medan

“Mengetahui bahwa ada mayat yang dikubur di dapur rumah, pihak polisi segera memasang garis pembatas untuk mempermudah proses identifikasi,” tutur Seri.

Saat ini, pelaku pembunuhan sisiwi SMP ini sudah diamankan oleh polisi.

“Pelaku sudah kami tahan dan telah dilakukan pemeriksaan. Pelaku ditangkap saat berada di sebuah rumah makan di Padang Panjang,” kata Kapolres Padang Panjang, AKBP Donny Bramanto.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Padang, berdasarkan penyelidikan sementara, diduga ada konflik antara mereka berdua sebelum terjadi pembunuhan.

“Motif¬†pembunuhan¬†ini, sementara didapati informasi bahwa pelaku takut kalau korban hamil. Sehingga pelaku menghilangkan nyawa korban,” terang Donny.





Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *