Sosok Unsmiling General yang Melegenda, Kiprahnya di Bidang Intelijen Bukan Kaleng-Kaleng

JAKARTA – Jenderal Leonardus Benyamin Moerdani atau Benny Moerdani. Dia merupakan salah satu tokoh militer Indonesia yang banyak berkecimpung di bidang intelijen. Dia dijuluki sebagai ‘the unsmiling general’ karena tuntutan pekerjaan yang membuatnya jarang tersenyum

Pada masa Orde Baru, Benny Moerdani bersama Ali Moertopo dan Yoga Sugomo, memiliki kedekatan khusus dengan Presiden Soeharto. Bahkan Benny sempat menjabat sebagai Panglima ABRI (1983-1988).

Benny juga pernah dipercaya sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan (1988-1993). Ia juga pernah memimpin sebagai Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib).

Karier ketentaraan Benny Moerdani diketahui melesat dari Kopassus yang saat itu masih bernama RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat).

Sejak 1956, yakni saat KKAD (Kesatuan Komando Angkatan Darat) berubah nama RPKAD, Benny telah menjadi komandan kompi. Sejak awal ia menjadi pelatih bagi prajurit yang hendak mengikuti seleksi masuk RPKAD.

Sebagai informasi, Leonardus Benyamin Moerdani lahir di Cepu, Jawa Tengah pada 2 Oktober 1932. Ia merupakan anak ketiga dari ketika dari pasangan Raden Gerardus Moerdani Sosrodirjo dan Jeanne Roech. Ibu LB Moerdani ternyata berdarah Jerman.

Pekerjaan sang ayah adalah seorang pegawai perkeretaapian. Kedua orang tuanya wafat dan dimakamkan di Pemakaman Umum Bonoloyo, Solo.

Sejak usia belasan tahun LB Moerdani sudah aktif mengikuti pertempuran melawan kolonial Belanda. Saat itu, ia bergabung dengan Tentara Pelajar. Pria yang akrab dengan sapaan Beni ini juga ikut andil pada peristiwa Serangan Umum yang terjadi pada 1 Maret di Kota Solo.

Setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah atas, Beni mendaftar ke Pendidikan Perwira Angkatan Darat (P3AD) dan mulai pelatihan pada Januari 1951. Dia juga turut ambil bagian dalam Sekolah Pelatihan Infanteri (SPI).

Pendidikannya di P3AD dan SPI selesai pada tahun 1952. Kemudian, Beni yang berpangkat Letnan Dua ditempatkan di Kodam Siliwangi untuk menjaga keamanan Jawa Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *